Usaha Jual Rokok Elektrik dan Liquid yang Menguntungkan

Pengetahuan dunia |
Meski di Tengah-tengah Kontroversi bahwa perjuangan untuk jualan rokok elektrik atau vape (vapor) mampu menguntungkan. Ketika sebuah animo gres muncul , maka dari situlah akan membuka sebuah peluang gres dan menggiurkan bagi siapa saja yang ingin menjadi wirausahawan. Salah satu perjuangan yang sedang berkembang pesat dan mencapai ketenarannya pada tahun ini ialah perjuangan jual rokok elektrik dan liquid vape atau cairan pengisi rokok elektrik. Usaha ini menjadi sangat populer di awal tahun ini.

Harga vape rokok elektrik bervariasi tergantung merek , kapasitas dan keunggulannya masing-masing. Harga rokok elektrik atau vape berkisar antara 50.000 sampai 1.000.000 rupiah. Semakin banyaknya pengguna rokok elektrik , mau tidak mau alhasil dimanfaatkan oleh penggiat urusan ekonomi untuk ramai-ramai mendirikan perjuangan berupa kafe vaping dan jual beli vaporizer atau liquid vaporizer. Vaporizing atau vaping ialah acara menghisap rokok elektrik menggunakan liquid khusus yang memiliki aneka macam perisa.

nama

Wirausahawan yang sudah merasakan kesuksesan di bidang vaporizing ini salah satunya ialah Andhika Fidhianda yang mengaku mampu menerima omzet paling sedikit 200 juta rupiah setiap bulannya dalam usahanya menjual liquid atau cairan pengisi rokok vape. Andhika bercerita bahwa tercetus inspirasi urusan ekonomi tersebut ialah saat ia masih tinggal di Malaysia. Di Malaysia perjuangan vaping maupun jual beli vaporizer sudah lebih dahulu tenar semenjak 10 tahun lalu. Dia alhasil pulang ke Indonesia dan mendirikan perjuangan tersebut dan ternyata berbuah manis.

Sebelum benar-benar fokus dalam menggeluti urusan ekonomi vaporizer , pria kelahiran tahun 1979 tersebut sempat menjalankan urusan ekonomi yang masih ada hubungannya dengan kegiatan vaping , kala itu jual rokok elektrik , aksesoris vape sampai liquid ia lakukan dengan cara online. Namun kemudian ia banting setir dan fokus untuk berjualan liquid saja. Vape liquid yang ia jual tersebut ternyata merupakan hasil tangannya sendiri alias homemade. Ia beralasan bahwa vape sudah banyak yang jual dan memilikinya sehingga ia memutuskan untuk menjual liquid vaporizer yang ia banderol dengan harga 70ribu sampai 100ribu dengan 9 macam perisa. Apa saja kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada rokok elektrik? 

Di bawah ini ialah pembahasan keuntungan dan kerugian vape rokok elektrik:

1. Keuntungan:
Vaping atau vaporizing diklaim banyak pihak lebih ramah lingkungan alasannya ialah asap yang ditimbulkan tidak pekat dan amis menyerupai hal-nya rokok biasa. Bahkan asapnya memiliki aroma yang enak alasannya ialah sudah berbagai jenis perasa liquid dan dapat dicampur. Selain itu , vape tidak mengandung zat-zat yang beracun menyerupai hal-nya rokok biasa , memang ada beberapa jenis liquid yang mengandung nikotin tapi tak sedikit pula yang kandungannya bebas nikotin dan tar. Rokok elektrik juga lebih praktis dan dapat dicharge ulang baterainya.

2. Kerugian:
Harga vape dan liquidnya tergolong mahal dan mampu saja justru lebih boros kalau Anda tidak bijak dalam penggunaannya atau cenderung merasa ketagihan , selain itu rokok elektrik juga belum diketahui kandungan pasti di dalamnya , apakah berbahaya atau tidak. Rokok elektrik juga sempat diterpa kasus meledaknya alat tersebut alasannya ialah konsleting dan melukai penggunanya.

Meski di tengah-tengah topan kontroversi yang berhembus , semisal BPOM yang menyatakan bahwa penggunaan rokok vape masih ilegal dan tidak terbukti menyebabkan efek yang lebih sehat dari rokok biasa serta adanya kasus meledaknya vape tak membuat perjuangan ini jadi surut begitu saja. Usaha jual rokok elektrik maupun liquid vape tetap berbuah hasil yang manis bagi banyak kalangan usahawan di bidang ini.
Load disqus comments

0 komentar